TERBARU

Kemdikbud Akan Hapus Kewajiban Mengajar 24 Jam Per Minggu


Kabar gembira bagi guru dan sekaligus tantangan bagi seorang guru dalam menjalankan tugas, Pemerintah berencana untuk menurunkan kewajiban mengajar/tatap muka 24 jam. namun pemerintah lebih mengharapkan profesionalisme guru dalam mendidik siswanya, karena dianggap guru kejar tayang tanpa memperdulikan kualitas pembelajarannya di kelas kerena terbebani jam mengajar yang rata-rata 4 jam perhari selama satu minggu.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Jumlah 24 jam perminggu kadang-kadang tidak bisa terpenuhi oleh sekolah induknya, maka guru terpaksa untuk mencari lowongan jam di sekolah lain yang kadang-kadang letak sekolahnya sangat jauh dari sekolah induknya.

Guru yang seperti ini sangat diperhatikan oleh pemerintah karena dianggap sangat membebani guru tersebut dan dikwatirkan kualitas pembelajarannya susah mencapai kata baik atau berkualitas. Tak hanya guru yang istilahnya "dosen terbang" julukan untuk guru yang mempunyai beberapa sekolah tempat mengajar, namun guru yang masih satu sekolah dengan 24 jam mengajar, juga dianggap susah memenuhi standar pembelajaran yang berkualitas dan profesional.

Penghapusan Mengajar 24 Jam Per Minggu

Kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang mematangkan rencana untuk menghapus kewajiban guru mengajar 24 jam. Menurut Mendikbud Muhadjir Effendy, aturan ini membuat guru tidak konsentrasi dengan tugasnya. Hal ini dikatakannya usai menjadi pembicara seminar yang digelar di Padang (24/09).

"Dengan kewajiban 24 jam, guru akhirnya berusaha memenuhi target tersebut dan mengajar di beberapa sekolah. Jika seperti itu, bagaimana seorang guru akan profesional dan konsentrasi pada sekolahnya," kata Muhadjir yang infoptk.com kutip dari sekolahdasar.net (26/09/16).

Selama ini kewajiban mengajar minimal 24 jam per minggu dijadikan syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi guru. Jika tidak memiliki 24 jam mengajar tatap muka dalam kelas, guru tidak memperoleh tunjangan. Syarat ini juga berlaku bagi guru honorer yang salah satu syarat utama penerima insentif adalah beban mengajar minimal 24 jam. Tentu dengan pemberlakuan jam baru maka guru akan tetap menerima TPG walau kurang 24 jam/mingu. Kita tungu saja berapa jam minimal yang akan di tetapkan pemerintah. (baca juga : 8 Jam Perhari Guru Wajib Berada di Sekolah)

Profesionalisme Guru Lebih Utama

Guru Profesional akan sangat menentukan kulitas peserta didiknya, semakin baik guru dalam menjalankan tugasnya maka peserta didik akan lebih mapan dalam menjalani tantangan kehidupan kela. Mendikbud meminta para guru untuk terus memacu diri dan memahami pentingnya profesi yang sedang dijalani. Dalam pandangannya guru adalah profesi induk dari berbagai macam profesi yang ada. Karena tidak ada profesi lain yang lepas dari peran seorang guru.

Artikel Terkait

Website ""

Email : infoptkdotcom@gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/infoptkdotcom
Google + : https://plus.google.com/+opperantoni

15 komentar:

  1. kalau saran saya untuk meningkatkan kompetensi guru hendaknya banyak melakukan pelatihan yang efektif bukan sekedar pelatihan yang menggugurkan kewajiban

    BalasHapus
  2. Saya pribadi sangat berharap kebijakan pemerintah tentang hal ini dapat terealisasi dalam waktu dekat.

    BalasHapus
  3. kalau saran saya untuk meningkatkan kompetensi guru hendaknya banyak melakukan pelatihan yang efektif bukan sekedar pelatihan yang menggugurkan hak

    BalasHapus
  4. pelatihan dengan cara online saya rasa lebih efektif seperti pelatihan guru pembelajar (GP Daring ) yang sekarang berlangsung

    BalasHapus
  5. kalau saya berpendapat lanjutkan program yang sudah ada seperti pelatihan yang sedang berlangsung seperti GP Daring secara online mandiri lrbih mengena dan langsung ke yang bersangkutan untuk mengerjakan tugas t-gas dan uji kompetensinya.

    BalasHapus
  6. Dengan adanya program guru pembelajar sangat tepat sekali, guru yang tadi bisa IT sekarang bisa mengopersikan IT. Teruskan program guru pembelajar. Pak Muhajir saya dukung untuk jam mengajar yang kurang sari 24 jam per minggu. Kita tunggu saja realisasinya.

    BalasHapus
  7. Memang dengan Guru Pembelajar sangat bagus sekali, guru berusaha agar bisa mengoperasikan laptop, namun ada sisi kelemahannya yakni guru sibuk dengan menjawab latihan2 yang diberikan oleh mentornya, sedangkan kewajibannya di kelas terbengkalai,mohon diertimbangkan jalan terbaiknya, salam edukasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat anda, di aceh jg terkesan begiyu.Guru sibuk,, anak2 juga sibuk berkelahi,,,

      Hapus
  8. Kesungguhan dalam meningkatkan kesejahteraan guru khususnya guru swasta yang jumlahnya lebih banyak dari PNS akan signifikan dalam peningkatan profeionalisme yang diharapkan ....semoga..

    BalasHapus
  9. Sebagai guru saya sangat setuju jumlah jam per minggu 24 akan diturunkan lebih sedikit...
    Untuk membuat Guru profesional bisa dilakukan pembinaan di sekolah atau pun di luar sekolah melalui diklat (MGMP/KKG)di tngkat satuan pendidikan , gugus, dinas pendidikan kab/kota, prov, nasional, internasional.

    BalasHapus
  10. wah... setuju banget itu kalau Pak Menteri mau menurunkan beban jam mengajar 24 jam, soalnya sangat berat bagi kami di daerah yang jumlah rombel sedikit dan jarak sekolah yang sederajat sangat berjauhan.

    BalasHapus
  11. kalo guru PNS mungkin bukan masalah dengan gaji, tapi klo guru swasta jumlah jam berkurang maka gaji pun berkurang

    BalasHapus
  12. Guru yang berhasil dalam mendidik anak-anaknya adalah guru yang mampu menumbuhkembangkan minat belajar siswa

    BalasHapus
  13. Setuju bahwa peningkatan profesionalis guru melalui pelatihan namun model pelatihannya perlu dipikirkan yang lebih efektif dan efisien

    BalasHapus
  14. Setuju pa...Tapi agar lebih semangat tolong perhatikan pencairan tunjangan guru yang tidak tepat waktu. Karena kami sebagai guru honorer sangat butuh kesejahtraan.

    BalasHapus

Silahkan berikan komentar dan jawaban pertanyaan dari saudara kita demi kemajuan kita bersama

 
Copyright © 2017 Info PTK | Cek Dapodik | Info GTK | Info Sertifikasi
Design by FBTemplates | Distributed by Kaizentemplate.